Unsur, Senyawa dan Campuran

UNSUR SENYAWA DAN CAMPURAN

Siti Nurul Izzah

PSn P2TK- PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

Alam semesta tersusun atas sejumlah besar materi. Semua benda yang ada di dunia ini, seperti air, tanah, batu, udara, tumbuhan dan hewan  adalah merupakan materi.  Materi adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Robert Boyle dalam Bryan Earl (2002) mengatakan bahwa materi tersusun atas beberapa partikel dasar yang disebut dengan unsur.  Para ilmuwan mengklasifikasikan materi ke dalam dua kelompok besar yaitu zat tunggal dan campuran. Unsur dan senyawa termasuk kelompok zat tunggal. Campuran dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.

Unsur dan atom sering digunakan dalam konteks yang sama. Contohnya, ketika kita berbicara tentang emas (Aurum). Bagaimana bisa membedakan antara emas sebagai unsur atau emas sebagai atom? 

Zat murni memiliki sifat yang berbeda dengan zat lainnya. Contohnya unsur hidrogen tersusun atas atom-atom hidrogen, unsur oksigen tersusun atas atom-atom oksigen. Jika keduanya bercampur secara kimia membentuk air (H2O), maka sifat-sifat oksigen (O2) dan hidrogen (H2) sudah tidak tampak lagi di dalam air (H2O).

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. UNSUR

Definisi unsur menurut  Robert Boyle dalam Bryan Earl (2002) adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain secara reaksi kimia biasa. Bagian terkecil dari suatu unsur disebut atom, berasal dari bahasa Yunani (a-thomos) yang artinya tidak dapat dibagi-bagi. Perbedaan mendasar antara unsur dengan atom bahwa unsur digunakan  pada istilah makroskopis atau mikroskopis suatu materi, sedangkan istilah atom digunakan ketika membicarakan submikroskopis suatu materi. Sampai sekarang ada 117 unsur yang sudah diidentifikasi. 25 diantaranya tidak terdapat di alam dan merupakan unsur buatan para ilmuwan. Contohnya: Plutonium, Curium dan Unnilpentium. 91 unsur yang lainnya terdapat di alam.

Berdasarkan sifat-sifatnya, unsur di klasifikasikan ke dalam 3 kelompok  yaitu:

  1. Unsur logam.
  2. Unsur nonlogam.
  3. Unsur metaloid (sifat-sifatnya berada diantara sifat-sifat unsur logam dan nonlogam).

 

Tabel 2.1 Perbedaan sifat-sifat unsur logam dan nonlogam

 

Unsur Logam

Unsur Nonlogam

- umumnya berwujud padat, kecuali Raksa (cair)

- dapat berwujud padat, cair atau gas

- titik didih dan titik leleh tinggi

- titik didih dan titik leleh rendah

- dapat menghantarkan listrik dan panas

- tidak menghantarkan listrik dan panas

- mengkilap

- tidak mengkilap

- dapat ditempa

- tidak dapat ditempa

 

Tabel 2.2 Nama unsur logam dan lambangnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Wasis (2008).

 

Teguh Sugiarto (2008) mengemukakan beberapa contoh unsur logam yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya:

  1. Cr (Krom), digunakan untuk bumper mobil, paduan dengan baja menghasilkan stainless stell.
  2. Fe (Besi), merupakan logam yang paling murah, paduan dengan karbon menghasilkan baja untuk konstruksi bangunan, mobil, dan rel kereta api.
  3. Ni (Nikel), padatannya sangat tahan terhadap air dan udara pada suhu biasa, sehingga digunakan untuk menyepuh logam.
  4. Cu (Tembaga), digunakan  pada kabel listrik, perhiasan, dan uang logam. Paduan tembaga dan timah menghasilkan perunggu, sedangkan tembaga dengan seng menghasilkan kuningan.
  5. Zn (Seng), dapat digunakan sebagai atap rumah, perkakas rumah tangga, dan pelapis besi untuk mencegah karat.
  6. Pt (Platina), digunakan sebagai knalpot mobil, kontak listrik, pengaman pada patah tulang.
  7. Au (Emas), digunakan sebagai perhiasan dan komponen listrik berkualitas tinggi. Paduan emas dan perak juga banyak digunakan sebagai koin.

 

 

 

Tabel 2.3 Nama unsur nonlogam dan lambangnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Wasis (2008)

 

Beberapa unsur nonlogam yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari menurut  Teguh Sugiyarto (2008), antara lain:

  1. F (Fluor), senyawa fluoride yang dicampur pada pasta gigi berfungsi untuk menguatkan gigi, sedangkan freon-12 digunakan sebagai pendingin kulkas dan AC.
  2. Br (Brom), digunakan sebagai obat penenang saraf, film fotografi, dan bahan campuran pemadam kebakaran.
  3. I (Yodium), digunakan sebagai antiseptik luka, tambahan yodium dalam garam dapur, dan bahan tes amilum pada industri tepung.

 

Tabel 2.4 Nama unsur metaloid dan lambangnya

 

No

Lambang unsur

Nama Latin

Nama Indonesia

1

B

Boron

Boron

2

Si

Silicon

Silikon

3

Ge

Germanium

Germanium

4

As

Arsenic

Arsen

5

Sn

Stanum

Timah

6

Sb

Antimony

Antimon

 

Manfaat beberapa unsur metaloid seperti dikemukakan oleh Teguh Sugiyarto (2008) adalah sebagai berikut:

  1. Si (Silikon), digunakan dalam peralatan pemotong dan pengampelasan, untuk semi-konduktor, serta bahan untuk membuat gelas dan keramik.
  2. Ge (Germanium), digunakan sebagai bahan semi-konduktor. Pada suhu rendah sebagai isolator dan pada suhu tinggi sebagai konduktor.

Aturan penulisan lambang unsur menurut J. J. Berzellius (ahli kimia Swedia) adalah sebagai berikut:

  1. Lambang suatu unsur diambil dari huruf depan nama ilmiah unsur tersebut dalam bahasa latin dengan atau tanpa huruf lain.
  2. Jika sutu unsur dilambangkan dengan satu huruf, maka ditulis dengan huruf kapital.
  3. Jika suatu unsur dilambangkan dengan dua huruf, maka huruf pertama ditulis kapital dan huruf kedua ditulis kecil.

Contohnya :

  1. Nitrogen dilambangkan dengan N
  2. Carbon dilambangkan dengan C
  3. Emas (Aurum) dilambangkan dengan Au
  4. Besi (Ferrum) dilambangkan dengan Fe

 

Beberapa atom dari suatu unsur  bergabung membentuk molekul.

  1. Molekul yang tersusun atas atom-atom yang sejenis disebut molekul unsur contohnya : H2, O2­, N2 (molekul diatomik, tersusun atas dua atom)

   P4, S8.

  1. Molekul yang tersusun dari atom-atom yang tidak sejenis disebut molekul senyawa, contohnya : H2O, CO2, NH3

 

 

 

Tabel 2.5 Sistem Periodik Unsur

 

Tabel periodik unsur ini ialah suatu tabel yang menggambarkan tentang unsur-unsur yang ada dalam kimia yang dibuat dalam bentuk tabel. Unsur tersebut diatur berdasarkan struktur elektronnya yang bersifat kimia unsur tersebut berubah-ubah secara beraturan di sepanjang tabel. Setiap unsur itu didaftarkan berdasarkan nomor atom serta lambang unsurnya.

Dalam tabel periodik unsur, unsur dikelompokkan ke dalam golongan dan periode berdasarkan kesamaan sifat. Golongan dalam tabel periodik disusun secara vertikal (dari atas ke bawah), sedangkan periode unsur disusun secara horizontal (dari kiri ke kanan).

Unsur dalam tubuh manusia dan dalam lapisan bumi.

Tubuh manusia terdiri dari berbagai unsur yaitu : Oksigen 65%, Karbon 18%, Hidrogen 10%, Nitrogen 3%, Kalsium 2%, Fosofor 1% dan unsur-unsur lain 1%.

Sedangkan kerak bumi tersusun atas unsur-unsur seperti tercantum dalam tabel berikut ini.

 

 

Tabel  2. 6 Unsur-unsur pembentuk kerak bumi.

 

  Sumber : Wasis (2008)

  1. SENYAWA

Senyawa adalah zat tunggal yang terbentuk dari dua unsur atau lebih yang bergabung secara reaksi kimia.

Tabel  2.7 Contoh senyawa kimia yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari

No

Nama senyawa

Rumus kimia

Unsur Penyusun

1.

Air

H2O

2 atom H, 1 atom O

2.

Gula pasir

C12H22O11

12 atom C, 22 atom H, 11 atom O

3.

Garam dapur

NaCl

1 atom Na, 1 atom Cl

4.

Asam cuka (asam asetat)

CH3COOH

2 atom C, 2 atom O, 4 atom H

5.

Pupuk urea

CO (NH2)2

1 atom C, 1 atom O,       2 atom N, 4 atom H

6.

Karbon dioksida

CO2

1 atom C, 2 atom O

7.

Alkohol (etanol)

C2H5OH

2 atom C, 6 atom H, 1 atom O

8.

Amonia

NH3

1 atom N, 3 atom H

9.

Asam Sulfat (air aki)

H2SO4

2 atom H, 1 atom S, 4 atom O

10.

Glukosa

C6H11O6

6 atom C, 11 atom H, 6 atom O

 

Aturan penamaan senyawa yang berasal dari unsur nonlogam dengan oksigen  adalah sebagai berikut:

  1. angka indek dibaca dengan bilangan Yunani:

angka 1 = mono                            angka 6   =  hexa

angka 2 = di                                  angka 7   =  hepta

angka 3 = tri                                  angka 8   =  okta

angka 4 = tetra                              angka 9   =  nona

angka 5 = penta                             angka 10 =  deka

  1. angka indek sebagai awalan unsur nonlogam dan unsur oksigen
  2. unsur terakhir diberi akhiran ida
  3. contoh :

CO            = karbon monoksida (awalan mono untuk unsur pertama tidak perlu)

CO2           = karbon dioksida

N2O3          = dinitrogen trioksida

P2O5          = difosfor pentoksida/ difosfor pentaoksida

 

Aturan penamaan senyawa yang berasal dari unsur nonlogam dan nonlogam sama dengan aturan yang tersebut diatas.

Contoh :

CS2            = karbon disulfida

CCl          = karbon tetraklorida

Ada dua aturan penamaan senyawa yang berasal dari unsur nonlogam dan hidrogen:

  1. Kata hidrogen itu dapat dijadikan nama depan dan nama unsur nonlogam sebagai nama belakang dengan akhiran kata Ida.
    Contohnya seperti  HF = Hidrogen fluorida
  2. Menggunakan kata asam sebagai nama depan dan nama unsur nonlogam
    sebagai nama belakang ditambah akhiran ida
    Contohnya seperti HF = Asam fluorida  

 

 

 

 

  1. CAMPURAN

Campuran adalah  zat yang mengandung dua unsur atau lebih dan masih mempunyai sifat seperti zat asalnya, serta dapat dipisahkan dengan cara fisika. Campuran dapat berupa zat padat, cair atau gas. Contohnya :

  1. udara merupakan campuran antara gas nitrogen, oksigen, hidrogen,  dll
  2. kuningan merupakan campuran antara tembaga dan seng
  3. minuman ringan (soft drink) merupakan campuran air, pemanis, pewarna dan gas CO2

Campuran dibedakan menjadi 2 jenis :

  1. Campuran Heterogen, yaitu campuran serbaneka dan dapat dibedakan antara zat terlarut dan pelarut.Contonya : air kapur, air kopi, air tanah, dll
  2. Campuran Homogen, yaitu : campuran serbasama yang tidak dapat dibedakan lagi antara zat terlarut dan pelarutnya. Contonya : air gula, air garam, sirop, dll. Campuran homogen juga disebut sebagai larutan

Tabel 2.8  Perbedaan antara senyawa dan campuran

Senyawa

Campuran

1.  merupakan zat tunggal

1.  Terdiri dari 2 zat atau lebih

2.  sifatnya berbeda dengan unsur penyusunnya

2.  Sifatnya hampir sama dengan unsur penyusunnya.

3.  perbandingan unsur penyusunnya tetap

3.  perbandingan unsur penyusunnya tidak tetap

4.   tidak dapat dipisahkan dengan cara fisika

4. dapat dipisahkan dengan cara fisika

 

 

Tabel 2.9 Contoh perbandingan sifat senyawa dengan unsur-unsur penyusunnya.

 

 

NO

SIFAT-SIFAT

SENYAWA

UNSUR PENYUSUNNYA

1.

Garam dapur (NaCl)

-  bentuk kristal putih

-  rasa asin

 

Natrium (Na)

-  lunak, mudah diiris

-  bereaksi dengan air menimbulkan nyala api

Klor (Cl)

-  gas berwarna

-  beracun

2.

Air (H2O)

- Wujud cair

-  tak berwarna, tak berasa

-  dapat memadamkan api

Hidrogen (H2)

-  wujud gas

-  tak berwarna

-  meledak jika terkena api

Oksigen (O2)

-  wujud cair

-  tak berwarna, tak berbau

-  dapat menyalakan api

3.

Gula pasir (C12H22O11)

-  bentuk kristal putih

-  rasa manis

Karbon (C)

-  padat, warna hitam, rapuh (mudah patah)

-  rasa pahit (getir)

Air (H2O)

- Wujud cair

-  tak berwarna, tak berasa

-  dapat memadamkan api 

4.

Amonia (NH3)

-  wujud gas

-  bau menyengat

Nitrogen (N2)

-  wujud gas

-  tak berwarna, tak berbau

Hidrogen (H2)

-  wujud gas

-  tak berwarna

-  meledak jika terkena api

5.

Tembaga (Cu)

 

-  logam, keras

-  warna coklat

-  sukar dipatahkan

Belerang (S)

 

-  nonlogam, lunak

-  warna kuning

-  rapuh

Tembaga Belerang (CuS)

-  senyawa

-  warna hitam

-  rapuh

 

Pemisahan campuran berdasarkan sifat-sifat fisiknya yaitu perbedaan ukuran partikel dan perbedaan titik didihnya.

  1. Campuran Heterogen dapat dipisahkan dengan teknik;
    1. Filtrasi /penyaringan (berdasarkan perbedaan ukuran partikel), contohnya: campuran air dengan tanah, campuran pasir dengan air.

 

 

  1. Ditarik dengan magnet, contohnya: campuran besi dan belerang.

 

  1. Campuran Homogen dapat dipisahkan dengan teknik, antara lain:
    1. Kristalisasi dan Rekristalisasi (pemisahan campuran dengan jalan menguapkannya), contohnya: garam dipisahkan dari larutan garam

 

  1. Sublimasi (pemisahan campuran jika salah satu komponen dapat menyublim), contohnya: campuran naftalen (kamper) dengan pengotor, campuran iodin dengan pengotor, amonium klorida dengan natrium klorida, es kering (dry ice).

 

  1. Kromatografi (pemisahan campuran berdasarkan perbedaan kecepatan daya rambat komponen-komponen penyusunnya), contohnya: pemisahan zat warna pada tinta.Fase diam (media yang digunakan untuk perambatan larutan) yaitu kertas kromatogram atau kertas saring, sedangkan fase gerak adalah tinta.

 

 

 

  1. Destilasi /penyulingan (pemisahan campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya ), contohnya: memisahkan air dari air teh, memisahkan alkohol dari campuran air tape.

 

  1. Ekstraksi (pemisahan campuran 2 jenis zat cair yang tidak saling melarut), contohnya: mengambil ekstrak / sari daun, bunga maupun buah-buahan, memisahkan kafein dari campuran air teh atau air kopi.

 

 

BAB III

PENUTUP

 

  1. Simpulan
    1. Unsur  adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain secara reaksi kimia biasa
    2. Senyawa adalah zat tunggal yang terbentuk dari dua unsur atau lebih yang bergabung secara reaksi kimia.
    3. Campuran adalah  zat yang mengandung 2 unsur atau lebih dan masih mempunyai sifat seperti zat asalnya, serta dapat dipisahkan dengan cara fisika.
    4. Saran

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Earl, B.,& Wilford, D.(2002). IGCSE Chemistry. London: Hodder Education.

 

Kheng, Y. T.(2008).Longman Essential Science SPM. Selangor Darul Ehsan: Pearson Malaysia.

 

Hewit, Paul.G., Lyons, S., Suchocki,  J.,& Yeh, J. (2007).Conceptual Integrated Science. San Fransisco: Pearson Education. Inc.

 

Sugiyarto, T., & Ismawati, E.(2008).Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII SMP/ MTs. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

 

Wasis, Irianto, S. Y.(2008 ).Ilmu Pengetahuan Alam  Jilid 1 untuk SMP/ MTs Kelas VII.Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.   

 

Winarsih, A., Nugroho, A., Sulistyoto, Zajuri, M., Supliyadi, Suyanto, S.(2008 ).IPA Terpadu untuk SMP/ MTs Kelas VII.Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s